Monthly Archives: February 2017

BPJ: Seribu Buku Anak Berbagi Buku, Semangat Dan Inspirasimu

Membangun karakter dimulai sejak dini, tidak bisa cepat dan instan. Tapi dibangun dalam kesadaran berkeluarga, berbangsa dan bernegara yang hasilnya akan terlihat dalam kurun waktu 20-30 tahun mendatang. Anak-anak mengalami usia emas di umur 1-5 tahun dan 6-12 tahun mulailah berikan anak-anak kita buku-buku yang sesuai dengan usianya. Yang mengembangkan karakter-karakter baik mereka yang akan menentukan Indonesia di masa yang akan datang. 

Saat ini masih banyak anak-anak Indonesia yang masih kekurangan buku bacaan.

Menyambut ulang tahun ke-4 Komunitas Backpacker Jakarta. Komunitas trip yang berbasis sharecost mengadakan program kegiatan Seribu Buku Anal yang mengambil tema Berbagi Buku, Berbagi Semangat dan Inspirasimu. Tidak hanya melibatkan seluruh anggota komunitas Backpacker Jakarta saja, tapi juga mengajak masyarakat luas untuk berperan serta didalamnya dengan menyumbang buku bacaan anak dalam kondisi baru atau pun masih dalam kondisi layak baca untuk disumbangkan di program Seribu Buku Anak dan disebarkan di taman-taman baca yang membutuhkan di seluruh Indonesia. 

Program ini diadakan dari tanggal 20 Februari – 20 Mei 2017. 

Mari, kita dukung gerakan Seribu Buku Anak dengan semangat Berbagi Buku, Berbagi Semangat dan Inspirasimu!

Leave a comment

Filed under Serba Serbi Artikel

Belajar Berkomunitas Di Ngumbar Komunitas, Kuningan City Jakarta 

Ngumbar Komunitas yang diadakan oleh Detik Blogger menggundang 4 komunitas yang saat ini sedang hitz yakni :

Setiap komunitas memiliki ciri khasnya masing-masing dalam menggerakan komunitasnya untuk berjalan seiring dan berkesinambungan. Banyak kegiatan yang diusung tiap-tiap komunitas untuk menyatukan visi misi mereka untuk bergerak bersama.

1. Komunitas Pedas (Penulis dan Sastra)

Komunitas ini sudah berdiri sejak 2007 dan baru tahun 2012 diresmikan menjadi komunitas. Pedas artinya dari penulis dan sastra. Logonya adalah cabe. Menyentuh member dari komunitas dengan menerjemahkan program-program untuk suka menulis dan  penyuka sastra. Lama kelamaan mereka semua bersinergi dengan membawa semangat inspirasi untuk berkolaborasi satu dengan lainnya.

2. Komunitas Kopi
Artinya Koalisi Online Pesona Indonesia. Karena gabungan dari blogger, penyuka sinema dan pariwisata Indonesia. Logonya dari Kopi.

3. Komunitas Inspirasi Wanita

Komunitas Inspirasi Wanita awalnya 7 orang. Sekarang anggotanya sudah mencapai 300 orang. Kita ingin menunjukkan bahwa ibu rumah tangga juga bisa. Selain blogger, kami juga melakukan baksos. Membernya adalah wanita. Logo IW.

4. Komunitas ID Corners

Awalnya adalah Jakarta Corners. Jakarta adalah unik. Sekarang memperluas ke seluruh Indonesia. Logo ID adalah representasi Indonesia. Komunitas adalah organisasi. Memperkenalkan travel blogger yang

Gabung Komunitas akan menggembangkan diri sendiri,mengenal orang lain dan belajar untuk lebih peka dengan lingkungan sekitar.
Komunitas berpeluang untuk maju. Perlunya komunitas dalam legalitas fungsinya untuk funding mengerakan kemanusiaan meminta dana  dari badan pemerintahan.

Cara membangun komunitas adalah berkenalan dengan komunitas lain. Cara menggenalkan member dengan kumpul-kumpul bareng per wilayah.

Membangun komunitas tidak mudah. Karena ada banyak kepala. Selesaikan masalah dengan baik-baik. Harus evaluasi dan introspeksi diri.

Membangun komunitas perlu kerja keras dan membuat kegiatan untuk menyatukan berbagai pemikiran.

Pendapat egois yang posting : 

Baru perdana menghadiri acara seperti ini. Founder dan Co-Founder dari keempat komunitas yang hadir memberikan tips-tips jitu cara gabung dengan komunitas, cara menyelesaikan masalah di dalam komunitas, masalah legalitas komunitas dan regenerasi kepengurusan supaya tidak ada dua kepemimpinan.

Bertemu dengan teman-teman dari komunitas lain juga penting untuk membangun jaringan. Ibarat kata, #NgumbarKomunitas adalah tempat kopdar para komunitas apapun untuk lebih mengenal karakteristik setiap komunitas yang hadir.

Selain bertemu komunitas, ada bazar produk di area yang sama. Bazar baju, makanan, fastfood dari jaringan komunitas dan UMKM. Yang di coba :

Hiena dari Kemuning Wedding Muslimah

Suwir-suwir ayam dengan dua rasa (orginal dan pedas) dari I-sweer

Dan aku pun belajar bagaimana menjadi moderator yang baik dari Bunda Ani Ringo dalam acara #NgumbarKomunitas.

Apabila ada salah info. Itu karena yang posting tulisannya ingin cepat mempublikasikan supaya tidak menjadi timbunan di dalam draf hahahaha

4 Comments

Filed under Halan-Halan Ke...