Monthly Archives: July 2017

Keliling Indonesia Pergilah Ke Taman Mini Indonesia Indah Di JakartaΒ 

Setelah libur lebaran selama satu minggu (untuk orang kantoran eaaa) yang merasa belum puas liburan dan masih ada sisa-sisa recehan uang THR di dompet. Silakan manfaatkan waktu akhir pekannya seperti aku 😚 Tidak usah jauh-jauh…Cukuplah ke Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Sudah berasa tuh keliling Indonesia. 😎 Walaupun tempat wisata ini kelihatan harus di renovasi disana-sini. Gak ada salahnya berkunjungkan..uhuii πŸ˜„πŸ˜š

Sebelum keliling, sempatkanlah mampir ke Green Terrace dekat Taman Mini Indonesia Indah untuk mengisi energi. Inget teman : Makanan itu penting supaya kamu kuat dan tidak cepat lelah! Seperti aku dan rombongan kecilku menyempatkan diri untuk icip-icip pastry sambil narsis di Delico Cafe.Β Tempatnya luas dan nyaman banget.

Pastry di Delico Cafe

Pesenanku dua pasrty dan kopi..😍😍 jujur ya.. sebelum sampai disini. Aku sudah makan bubur ayam dan kupat sayur komplet πŸ˜…Biasaa kalau abis siaran. Naga-naga pada berontak minta disuapin πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Apa aku bilang..neh bukti otentik kalau Delico Cafe tempatΒ yang nyaman #tsahhh. Gara, temanku, sampai tidak sadar kalau kakinya sudah naik ke atas kursi πŸ˜„ Harap maklum yaaaa kebiasaan itu susah dihilangkan. πŸ™ŠπŸ˜πŸ˜‚

Foto By : Gara

Pesenan Gara. Jus orangenya mantep banget man teman! Luar biasaaaaa.. rekomended *teriak pakai toa*

Foto By : Gara

Rombongan kecil hihihi jangan pada iri kalau gak diajak. Ini aja dadakan kayak tahu bulet. πŸ˜‚

Titis yang sudah datang telat, pesan makanan bukannya dimakan. Dia malah asyik foto-foto makanan. πŸ˜„πŸ˜… Ealahhh blogger mah emang yaaa tidak jauh-jauh dari foto πŸ˜‚πŸ˜…

Setelah puas menggenyangkan naga-naga. Mari, melanjutkan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Cukup jalan kaki aja dari Delico Cafe. Jangan bilang kecapean jalan 1 km ke pintu masuk TMII.

Nehhh buktinya..dua orang ini ninggalin aku jauh dibelakang hahaha

Siapin uang Rp 15.000 (HTM 2017) untuk jelajah TMII. Mulai dari sini siap-siap jalan kaki sepanjang jalan kenangan. Yang nimbun lemak setelah santapan lebaran yang amboiii rasanya itu (opor rendang dkk) TMII tempat yang cocok buat membakarnya!

Spot-spot cantik di TMII yang sempat dikunjungi :

πŸ™‹ Haii sini masukkk…

Foto By : Gara

Narsis di Rumah Adat Bengkulu

Merah dan merah sayang untuk dilewatkan

Gurindam Dua Belas di halaman rumah adat Riau-Sumatera.

Pintu di rumah adat Riau. Kerenkan pintunyaaa! Jangan lupa berkunjung ya…πŸ˜‰

Senyum bahagia wajah-wajah kurang piknik πŸ˜†

Taraaaa..cap kaki di rumah adat Riau 😁

F



Ini foto keren 😎 Jarang-jarang jepretan dapat hasil kayak gini hahaha Oh Iya… Aku tidak tahu pohon apa yang sedang berbuah itu. Di sekitar anjungan ini tidak ada guide yang bisa ditanyain. Seandainya buah tersebut bisa di bawa pulang πŸ™ŠπŸ™ˆ

Pandanglah masa depan yang tak berbatas. Angin sepoi-sepoi yang meninabobokan, anggaplah hiburan di kala sedih maupun senang. Mereka ada untuk menghibur hatimu supaya riang. Seperti aku yang menikmati pemandangan didepanku.

Perjalanan tidak akan pernah berakhir disini.

Buku ada untuk dijelajahi melalui kata. Ilmu dibuka karena manusia butuh jendela dunia untuk membangun peradaban. Tulisan dibuat untuk mengenang setiap apa yang dilakukan. Mungkin, 10 tahun atau 20 tahun lagi tulisan ini akan menjadi saksi yang akan membuatku tersenyum bahwa hari ini aku telah menjelajah bersama Titis dan Gara di sudut Jakarta.

Teman-teman terima kasih untuk jalan-jalan dan foto-fotonya hari ini. 😍😘

9 Comments

Filed under Halan-Halan Ke...

Dad, Chibi is Gone – Keiko NishiΒ 

Dua orang kakek nenek. Takei-San (70 tahun) dan Yukiko Chan (66 tahun). Memiliki 3 orang anak yang mandiri. Masaki yang bekerja di sebuah perusahaan perminyakan di Siberia. Shoko, seorang ibu rumah tangga yang sudah menikah. Dan Naoko, anak bungsu yang masih single dan bekerja sebagai kepala desain. 

“Aku ingin berpisah,” ungkap Yukiko Chan,ibunya.

Keinginan ibunya terungkap ketika tanpa sengaja, Chibi, kucing dalam keluarga Takei menghilang setelah 13 tahun ada dalam keluarga mereka. 

Naoko tak habis pikir dengan 44 tahun pernikahan orangtuanya yang terlihat damai. Ternyata ada gejolak didalamnya. 

Menghentak mengangetkan ketika jalinan percintaan Naoko pun hancur akibat perselingkuhan. 

Apakah semua tokoh-tokoh didalamnya berpangku tangan?! 

Tidak! 

Mereka tidak berpangku tangan…

44 tahun bahtera pernikahan diperjuangkan. Mencari arti dari pernikahan itu sendiri. Menemukan dan menyatukan apa yang tercecer selama ini. 

Dalam setiap panel. Lembar demi lembar halaman. 

Yukiko Chan : mencari Chibi setiap hari. Seekor kucing yang sudah menjadi bagian keluarganya. Apa pun dan bagaimanpun caranya. Sambil meredam rasa cemburunya yang semakin membuncah setiap hari terhadap Shizuko. Pemilik sekaligus teman kerjanya di toko roti sebelum menikah dengan Takei-San. 

Takei-San : seorang pekerja keras, laki-laki dan juga seorang ayah yang tidak pandai berkata-kata. Dan memperjuangkannya dalam diam…

Ketika satu per satu menemukan kepingannya masing-masing. 

Bicaralah jujur pada pasanganmu.

 Karena…

Dia menunggumu..

Komik satu buku langsung tamat. 7 chapter saja. Walaupun alurnya lambat. Apa yang ingin disampaikan oleh pengarang. Tersampaikan dengan sangat baik sekali. Aku terharu dibuatnya dan menikmati setiap kejutan didalamnya.. 

Komik yang sangat manis sekali. Sempat bikin menangis bombay juga 😊😚😚😚

Aku suka cerita tentang kucingnya.Terutama halaman ini. Di dalam komik ini sih masih banyak lagi yang bakalan bikin senyum-senyum manis wajahmu merekah bagaikan matahari pagi. πŸ˜„πŸ˜Š *Harap maklum* aku suka kucing πŸ˜„πŸ˜πŸ˜‚

Buku bacaan #liburlebaran #bocahcemong yang langsung di baca. Tidak masuk timbunan seperti biasa hehehe

Berapa nilai bukunya? 

Rekomen untuk dimiliki dan dikoleksi! Hahaha 

Leave a comment

Filed under #Buku&Timbunan, Komik