Category Archives: SerbaSerbi

Novel J.K.Rowling : 20 Tahun Harry Potter

Senin 26 Juni 2017. Dua puluh tahun lalu novel Harry Potter terbit di Inggris. Sejak itu, novel tersebut menggalami cetak ulang sampai sekarang. Mulai dari cetak punggung menyambung. (Versi Indonesia terbit Maret 2017) 

Sampai versi ilustrasi 😁

Dan masih banyak versi-versi lainnya yang diterbitkan. 😊
Karena banyaknya versi yang terbit dipasaran. Pasti dong.. ada buku Harry Potter yang menjadi favorit,paling berkesan dan memiliki sejarah dalam memiliki buku tersebut. 

Aku bukanlah fans sejati Harry Potter 😊Aku hanya pembaca biasa yang menunggu kemunculan novel ini terbit. Karena rasa penasaran di setiap misteri yang ditebarkan J.K.Rowling dalam setiap serinya. Ada kenikmatan tersendiri dari volume satu ke volume berikutnya. Menunggu dengan sabar. Itulah yang ditebarkan oleh pengarang di semua buku yang diterbitkannya. 

Pertama kali kenal Harry Potter dari Kuis Siapa Berani yang dibawakan oleh Helmi Yahya di awal tahun 2000an. Bertanya di dalam jaringan pertemanan (waktu itu hanya sebatas teman sekolah) tidak ada yang memilikinya (disebabkan harga buku ini sangat mahal untuk kondisi dompetku sendiri). 

Tahun 2001 – 2002

Aku mulai bekerja sebagai SPG di showroom Elizabeth Handbag. Sudah bisa nonton film Harry Potter ke-1. Langsung beli bukunya yang ke-2. Bukunya pun sudah masuk cetakan ke-10. Dengan harga Rp 30.000 di Toko Buku Gunung Agung, Atrium Senen, Jakarta.

Tahun 2002, berasa banget beli buku Harry Potter ke-3 dalam waktu satu bulan. Rasanya dompet tuh pengen nangis. Tapi ya sudahlah karena rasa penasaran akut. Jadinya di beli juga πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Buku ke-3 ini sudah banyak menggalami pertempuran. Berpindah dan keliling dari satu teman ke teman yang lain di kota Jakarta – Bandung.😁😊
Masih di tahun 2002. Aku beli buku ke-4nya. 882 halaman, inilah buku yang paling tebal yang aku baca di tahun tersebut. Dan buku yang ada ditanganku sudah memasuki cetakan ke-3. 

Beberapa kesan-kesan yang ditinggalkan oleh teman-temanku. Sekarang tulisan tangan mereka menjadi sejarah buatku. Bahwa aku pernah berbagi kenangan dengan mereka..

Tahun 2004

Buku ke-5 terbit. Tahun ini masa suram tapi menyenangkan😊😍. Pekerjaanku saat itu sebagai surveyor untuk transportasi busway dan MRT yang disiapkan pemerintah DKI Jakarta. Semua titik koridor yang ada sekarang. Di survei selama 2 tahun. Ehhh curcol.. 

Buku ke-5, cetakan 1, setebal 1.200 halaman sukses ditamatkan dalam waktu 2 minggu. Sudah tidak ada halaman kosong dibelakangnya untuk menuliskan pesan kenangan πŸ˜†

Tahun 2006 

Buku ke-6, cetakan 1, setebal 816 halaman. Inilah alur cerita paling gelap, paling berat dan paling lama dalam proses bacanya. Perlu waktu satu bulan untuk menamatkannya. Di tahun ini pun aku mulai memperluas jaringan pertemanan di jagat maya. Efek samping sebagai karyawan kontrak dipabrikan dan distributor komputer (daerah Daan Mogot) dengan akses internet terbuka lebar. πŸ˜„πŸ˜† 

Hadiah dari jaringan pertemanan di jagat maya 😚 Alur cerita dalam versi bahasa Inggrisnya lebih bagus 😍

Tahun 2008 

Buku ke-7 sebagai buku penutup kisah Harry Potter 😎 cetakan 1, setebal 999 halaman. Harga label Rp 200.000. Kalau aku sih dapat diskon 30% karena promosi toko buku 😚😚 tetep aja ya masih mahal πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Dan ini merupakan tahun terakhir aku bekerja di daerah Daan Mogot. 😎

Untuk filmnya sendiri. Aku selalu menontonnya.. 😊😚 

Sungguh, aku kagum dengan pengarangnya. 20 tahun waktu yang sangat lama untuk nyawa sebuah judul buku. Di cetak ulang dengam beragam cover di sepenjuru belahan bumi. Pastilah, buku ini akan diturunkan dan dituturkan dari generasi ke generasi. Bahwa buku ini selama 20 tahun selalu menghiasi rak-rak buku di toko buku seluruh dunia. 

Yang baca bukunya, apa yang kamu kenang tentang Harry Potter di 20 tahun penerbitannya? 
Berbagi cerita yukkk…

4 Comments

Filed under #Buku&Timbunan, SerbaSerbi

Maaf Tanpa BatasΒ 

Berulang kali, 

Tanpa batas,

Dan akan terus diucapkan, 

Sepanjang hayat 😊

Setelah Ramadan akan selalu datang Syawal 😍
Selamat menyambut Syawal kawan πŸŽ‰
Merindukan yang telah ditinggalkan πŸ˜”πŸ˜’πŸ˜­
Merindukan yang jauh tapi tak bisa bersua karena keadaan πŸ˜”πŸ˜’

Berbahagialah karena kamu masih ada disini 😊😍😎
Selamat menyambut Syawal kawan πŸŽ‰Masih bisa bertemu Syawal dan berkumpul dengan saudara yang tak kau kenal. 

Menyambutmu dengan senyum secerah matahari 😊😎

Mohon maaf lahir batin πŸ™

Karena kata maaf tak terbatas hanya diucapkan di bulan Syawal 

Tapi sepanjang hayat seumur hidup πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜Šβ˜Ί

Mohon maaf lahir batin πŸ™πŸ™πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜Š

Selamat Idul Fitri 1438 H 

@Masjid Jami Assyakirin, Jakarta Timur 

Leave a comment

Filed under SerbaSerbi

Keseruan Masa Kecil Di Bulan Ramadan

Anak-anak Indonesia memiliki kenangannya sendiri di setiap bulan ramadan. Yang kenangannya pasti tidak akan jauh berbeda satu dengan yang lainnya. Aku anak yang dibesarkan di era90an dimana teknologi belum secanggih saat ini. Harga makanan pun masih murah-murah (karena subsidi).

Aku mulai puasa satu hari penuh waktu menginjakkan kaki di kelas 4 SD hehehe.. sebelumnya sih puasa setengah hari. Nah, ketahuankan didikan dalam keluargaku seperti apa. Harap maklum, waktu sekolah dasar sering banget sakit-sakitan. Jadi butuh proses untuk penyesuaian.

Kegiatan di bulan ramadan banyak banget.. kegiatan-kegiatan yang biasanya kami lakukan dimulai dari selepas subuh sampai azan magrib berbuka.
1. Keliling Kampung tetangga dan memancing

memancing-zaman-kanak-kanak

Selepas subuh,Β biasanya ada jalan kaki ke kampung tetangga. kalau menemukan empang tidak bertuan, kolam atau parit-parit kecil. Biasanya kami akan memancing sebentar mempergunakan peralatan kayu panjang, benang, dan cacing yang bisa didapatkan di sekitar lokasi. Tak jarang dari acara memancing ini ada ikan sepat yang terkena dalam jerat pancing. Selesai memancing, kami jalan ke rumah masing-masing. acara jalan-jalan yang rencananya hanya 2-3 jam saja bisa molor sampai 5 jam. Keliling kampung ini dilakukan pada saat libur sekolah. Karena waktunya yang panjang membuat kami leluasa untuk explore daerah tempat tinggal kami.

2. Bekel

BEKEL

Permainan ini paling enak dimainkan beramai-ramai di sekolahΒ  waktu jam istirahat atau pun di rumah di waktu sore. Biji 6, 12 atau 18. Pakai tangan kanan atau kiri. Bermain single atau secara berkelompok tetep seru. Akan ada hukuman untuk yang kalah, biasanya ketahuan deh ya.. wajah akan kena pupuran kapur, bedak, sampai gincu merah menyala hahaha

3. Monopoli

monopoli.jpgPermainan ini bisa dimainkan single atau berkelompok. Betah kalau sudah main ini selama liburan sekolah. Waktu tidak akan terasa. Pakai acara bersambung sampai esok harinya hahaha buku catatan hutang dan aset disiapkan oleh bandar/ bank. mau tahu gakk.. aku pernah kalah di permainan ini karena hutang penginapan. kena hukuman lari keliling 3 empang. kalau di ukur panjangnya ada 500 meter hahaha

4. Ular Naga

ULAR NAGAPermainan ini biasanya digelar setelah pulang teraweh. Di bawah bulan purnama apalagiΒ  kalau sedang mati lampu. Wuihhh lapangan depan rumah yang biasanya sepi. Saat itu akan penuh dengan keluarga-keluarga yang keluar dari perlindugan rumahnya untuk saling bertegur sapa. Permainan ini biasanya di gelar sampai jam 10 malam.

5. Beli Takjil

beli kue

Nah, ini yang masih dilakukan sampai sekarang. Berburu makanan untuk buka puasa, Karena aku tipe pemalas mencari menu takjil jauh-jauh. Cukup beli takjil dari pasar tumpah belakang rumah dan memberdayakan tetangga yang berjualan. Itu semua sudah menggerakkan ekonomi lingkungan kita sendiri. Di pasar tumpah belakang rumah semuanya sudah ada tersedia sepanjang 1 km. Takjil dari rasa asin, manis, pedes, minuman dingin, hangat, makanan-makanan khas ramadan ada semua di sini.Β  Yang penting bawa uang cukup untuk beli takjil dari pasar tumpah belakang rumah hehehehe untuk rasa sesuai dengan harga yang dikeluarkan πŸ™‚

6. Baca Buku

baca-buku-buka-dunia

Ini juga salah satu kegiatan yang masih aku jalankan sampai sekarang. Waktu kecil, baca buku sambil lihat jam. Kalau sekarang, baca bukunya dimana aja.. pernah ya…pas lagi seru-serunya baca buku. Pas masak sambil pegang buku. khidmatnya pegang buku sampai lupa sama masakan yang sedang di masak. Alhasil, masakannya jadi gosong seperti arang buahahaha

7. Tadarus

tadarus

Bulan ramadan itu bulan berkah. Suasananya adem dan nyaman. Masa kecil kegiatan menggaji di surau diliburkan. Karena surau di pakai orang-orang dewasa untuk tadarusan. Jadi, kegiatan menggaji dilakukan di rumah setelah sholat Subuh. Setor bacaannya ke mamake hehehe

Itulah sekilas kisah dari kenangan masa kecil di bulan ramadan. Kegiatan-kegiatannya ada yang sudah ditinggalkan, ada yang masih diteruskan sampai sekarang.

Bagaimana dengan masa kecilmu di bulan ramadan? Apakah ada kemiripannya denganku? Yukk, berbagi cerita… ^_^

Note :

Foto-foto yang digunakan dalam artikel ini di ambil dari Google. Tulisan ini di ikut sertakan dalam #NgojakNgabuburit

4 Comments

Filed under SerbaSerbi

Ledakan Bom?! Selamatkan Dirimu, Segera!

 Sumber : Google

Berapa kali dalam hidupmu menjadi saksi ledakan bom, melihatnya dari dekat maupun dari jauh? Atau menjadi korban ledakan bom? Kita tidak bisa menolak kejadian yang tiba-tiba dan tanpa terencana tersebut. Menerimanya bahwa ledakan bom itu benar-benar terjadi. Bahwa ruang publik adalah wilayah bersama dan perlu kewaspadaan lebih ketika berada didalamnya.

Seperti aku hingga saat ini sudah 3x mengalami kejadian atau tepat berada di tempat kejadian ledakan bom tanpa sengaja! Iya..tanpa sengaja menjadi saksi kejadian tersebut hahaha

Kejadiannya ada di :

1. Tahun 2001

Waktu masih bekerja di Atrium Plaza, Senen, Jakarta sebagai Sales Promotion Girl di showroom tas lokal merek Elizabeth. Ledakan bom di dekat Pizza Hut lingkungan Atrium Senen, Jakarta terjadi setelah aku selesai tugas di shift tengah ( pukul 11.00 – 19.00 wib). 30 menit sebelum ledakan bom, aku melintas di tempat kejadian perkara (TKP)πŸ˜„ Teman-temanku yang mendapat giliran shift siang segera menutup toko lebih cepat dan mengamankan semua aset toko untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan πŸ˜„πŸ˜…  Efek setelah ledakan tersebut Atrium Plaza Senen Jakarta sepi dari pengunjung.πŸ˜† Prosedur keamanana masuk ke pusat perbelanjaan lebih di perketat. πŸ˜ƒ Lirik beritanya disini

2. Tahun 2001

Masih di tahun yang sama. Aku mengalami kembali kehebohan dan kemeriahan ledakan bom dalam waktu yang tidak terlalu lama dari kejadian pertamaπŸ˜† (Halahhh musibah disebut kemeriahan hahaha) ledakan yang kedua ini terjadi di siang hari sekitar pukul 10.00- 10.30 wib. Showroom baru saja dibuka sekitar pukul 09.00. Kondisi Atrium Plaza, Senen, Jakarta masih sepi dan akan ramai oleh pengunjung di sekitar pukul 09.30 wib πŸ˜„ Aku masih bekerja di showroom tas Elizabeth dan mendapat giliran shift pagi bersama temanku dari bagian kasir,Mba Lina, yang sedang hamil besar (tinggal menghitung beberapa minggu untuk melahirkan πŸ˜„ ). Ketika jarum jam disekitar pukul 10.00-10.30 (gak inget jam pasti ledakannya. Pada masa itu inet masih termasuk komoditas LUX. Masih memakai hape Nokia 3210πŸ˜†) kami mendengar ledakan dari lantai atas dari arah parkiran. Kami melihat pengunjung pusat perbelanjaan berhamburan keluar. Berdesak-desakan di pintu keluar dekat showroom kami. Karena kejadian sudah benar-benar chaos gara-gara ada yang berteriak-teriak bom..bom..bom meledak. Tanpa sadar, aku pun menarik Mba Lina untuk menutup kasir dan menutup toko dengan segera! Aku tarik tangan Mba Lina untuk mencari tempat aman. Mengajaknya berlari-lari keluar pusat perbelanjaan. Menjauhi ledakan dan chaos setelah ledakan. Efek domino akan berlangsung setelah ledakan! πŸ˜„πŸ˜… Beneran itu..aku tidak ingat kalau kondisi Mba Lina sedang hamil besar! (Ingat ya..kepanikan untuk menyelamatkan nyawa sendiri dan orang lain akan menghilangkan rasional di dalam otak). 

Ketika keadaan sudah tenang, pengunjung mall sudah berada di tempat aman. Kesadaran pun datang.

Huawaaaaa…Apa?! *gubrak* Selama melarikan diri tersebut beruntung Mba Lina tidak melahirkan di tempat kejadian!πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ aku baru tahu setelah melihat pergelangan tangannya yang memerah dan memar akibat tanganku yang memegangnya terlalu erat. πŸ™ˆ Karena kami terdesak dari pengunjung  yang begitu banyaknya. Yang bagaikan air bah untuk menyelamatkan diri!  Dalam pelarian yang penuh dengan kepanikan dan desakan dari arah belakanh,aku membuatnya tersandung-tersandung dan hampir terjatuh. Apa kabar bayi dalam perutnya kalau sampai terjatuh??πŸ™ˆ Benar-benar horor ya kejadian tersebut. πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ Aku mendengar penuturan Mba Lina tiga hari kemudian. Ketika dia masuk kerja kembali πŸ˜ƒ Dia pun mengalami trauma karena terdesak oleh pengunjung yang bagaikan air bah dan takut mengalami keguguran…πŸ™ˆ Tuhan Maha Pengasih πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡ kami selamat dari kejadian tersebut. (Itu menjadi pengalaman berharga untuk dikemudian hari..) Dan tempat kami bekerja ramai dikunjungi oleh para pengunjung (belanja sambil gosip) yang penasaran dengan peristiwa bom meledakπŸ˜„πŸ˜† Yawloooo media tuh ya.. mampu membuatmu membesar-besarkan berita. Lirik beritanya disini

Ah iya… Walaupun TKP sangat dekat dengan showroom tempat aku bekerja. Aku tidak berminat untuk mencari berita secara detail. Buat apa? Pengalaman yang aku alami saja sudah menjadi berita besar dalam catatan kehidupanku sendiri πŸ˜ƒπŸ˜„

 

Sumber : Google Ki-Ka : Tampak depan – Tampak Belakang Atrium Plaza, Senen, Jakarta –

3. Rabu, 23 Mei 2017 

Malam menyambut libur hari terjepit. Biasaaa deh ya.. jalanan ibukota sibuk penuh dengan kemacetan. Pulang kerja bersama temanku, Lani. Sampai Melayu sudah menunjukkan pukul 20.50 wib..Ya iyalah aku tahu waktunya. Karena aku sedang ChitChat meriah di semua grup WA. ChitChat haihaihai berkabar kondisi halte busway Kampung Melayu yang penuh dengan penumpang yang belum terangkut.πŸ˜† Kami memutuskan untuk sambung angkot M18 menuju rumahku di sekitar Jakarta Timur. Keluar halte sambil cerita-cerita seru bareng LaniπŸ˜„ curhat masalah pekerjaan, event komunitas yang kami ikuti, dan acara apa saja untuk menyambut Ramadhan yang sebentar lagi akan menjelang. 

20.54 wib duduk di angkot M18 cerita masih bersambung lagi. 

20.58 terdengar ledakan pertama. Ledakan yang seperti ban meledak. Kenceng banget. Asap putihnya belum terlalu terlihat. Aku belum sadar juga. Tapi beruntungnya diriku pulang bersama Lani. Dia awas dengan kejadian ledakan tersebut. 

21.00 ledakan kedua. Ledakannya kencang sekali. Membuat telinga kananku pengeng. Tidak terlalu baik dalam menangkap suara Lani, sakit seperti di tusuk besi (dan ini berlanjut hingga keesokan harinya).Dan aku segera bereaksi waktu melihat asap tebal. Setelah ledakan kedua itu keadaan terminal Kampung Melayu benar-benar tak terkendali. Ada yang melarikan diri dari TKP, ada yang mencari berita dengan mendekati TKP untuk mencari berita atau mungkin gemetar ketakutan karena gak tahu harus ngapain…Beruntung aku bersama Lani. Kami berpindah ke angkot yang memang ingin cepat-cepat keluar dari TKP. Bising, gemetar, dan masih bisa menyimak celotehan supir angkot M26 yang kami tumpangi..

21.02 aku mengabarkan kicauan telah terjadi ledakan di terminal Kampung Melayu. Yang menjadi berita di medsos. Grup WA sudah ramai terlebih dahulu. Mereka tidak percaya 😐 katanya beritanya belum ada. πŸ˜₯😒 *ngambek dipojokkan* Kata temanku, “gak ada foto,hoax.” *tambah ngambek lagi* Ya iya..temanku di grup tidak tahu apa ya..aku sudah gemetar hebat karena kondisi bom dan kondisiku sendiri yang sedang demam karena fluπŸ˜₯😒😭 Traffic di twitter pun agak tersendat. Akhirnya, berita ledakan di terminal Kampung Melayu baru masuk 15 menit kemudian. *tuhkan apa aku bilang* Celotehan di angkot ramai oleh korban jiwa,polisi kena, kaki buntung dan masih sempat ditawarim sama sang supir untuk mengabadikan evakuasi korban dengan angkot M06 (neh awal evakuasi).  

Kemacetan parah melanda semua ruas jalan menuju dan akan keluar terminal Kampung Melayu. Jalur terminal Kampung Melayu sampai rumahku dalam kondisi lancar biasanya di tempuh 30-40 menit. Pada saat peristiwa ledakan tersebut waktu tempuhnya menjadi 1,5 – 2 jam. Aku sudah terkantuk-kantuk di dalam angkot M26. 

Jari ini tak lelah membalas semua kicauan, telponan, citcat grup semua teman-temanku yang menanyakan kabarku sendiri.Ada dimana Mba? Sudah keluar dari terminal Kampung Melayu? Sudah sampai rumah belum Mba? Stay safe ya Mba.. 

Nahkan, mereka semua tuh yang menemaniku dalam kemacetan. Dan ya.. Lani pun sama seperti diriku. Membalas semua citcat di grup. 

Setelah memasuki area Cawang Tengah, Jakarta Timur baru aku bisa bernapas lega πŸ˜ƒπŸ˜ƒ Alhamdulillah.. Allah SWT masih sayang πŸ˜‡πŸ˜‡ Aku masih dilindungi dan masih bisa bertemu teman-teman di rumahku yang memang pas kejadian ledakan tersebut. Membuat acara makan kerang bareng sebelum masuk bulan Ramadhan. Kerang 6kg sudah menyambutku di rumah untuk disantap ramai-ramai…πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

Psssttt..mau tahu tidak posisiku ada dimana waktu ledakan tersebut. *bisikin pelan-pelan* Posisiku berada di radius 3 meter dari ledakan bom. Persis hanya dipisahkan satu angkot dari tempat ngetem M18πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ Dan sebelum ledakan tersebut terjadi aku dan Lani melintasi tempat peristiwa ledakan yang jarak waktunya hanya 5-7 menit sebelum meledakkkk… πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ 

Tips : 

1. Biasakan diri untuk selalu berdoa sebelum keluar rumah

2. Berhati-hati, waspada di ruang publik terbuka. 

3. Lupakanlah untuk mencari dan penebar berita pertama. Selamatkan dirimu, segera!

4.Jangan merusak TKP dengan mendatanginya! Karena hal tersebut akan merusak olah TKP yang akan dilakukan oleh pihak berwajib. 

Keterangan angkot : 

M18 jurusan Terminal Kampung Melayu-Otista-Kalimalang-Pondok Gede

M26 jurusan Terminal Kampung Melayu-Otista-Cawang Tengah-Kalimalang-Metropolitan Mall Bekasi

2 Comments

Filed under SerbaSerbi

Dongeng Sekolah Tebing : 52 Kisah Sekolah Terpencil Di Ujung Angin, Clara Ng

Memiliki cita-cita akan membuatmu semangat mengejarnya sampai ke ujung dunia. Harapan akan membuatmu percaya bahwa Tuhan itu ada dalam mengatur segalanya…

Tia, begitu sedih mengetahui ayahnya akan pindah bekerja ke tempat baru. Kesedihannya menumpuk ketika harus meninggalkan semua teman-temannya. Bundalah yang menghiburnya bahwa Tia akan memiliki teman-teman baru. Bunda juga yang mengenalkan Tia kepada sekolah tebing di ujung angin.

Sekolah tebing di ujung angin menjadi saksi bisu untuk 13 orang murid didalamnya. Murid-murid yang memiliki kehebatannya masing-masing membawa warna dalam kehidupan sekolah.

Dengan ibu guru Sheila yang mengajarkan untuk memiliki sebuah cita-cita. Yang dikenalkannya sejak dini, mengenali bakat mereka, menunjukkan dan mengarahkan jalan bagaimana mengasah bakat-bakat murid-muridnya untuk membuka masa depan.

Tak hanya sekolah saja yang bercerita. Semua hewan, warga dan tempat-tempat disekitar sekolah pun tak luput diceritakan di dalam 52 bab kisah dongeng dalam buku ini.

Kehangatan dalam kisah kucing Si Manis dirangkum dalam 3 kisah cerita dalam bab berbeda. Sebelum Si Manis menemukan kehangatan seorang ibu, Emak Item.

Cerita Upik, Kupu-kupu manis dan tomboi. Cerita bus merah yang akan membuatmu berdendang dan bergerak mengikuti syair irama didalamnya, cerita kejutan ulang tahun untuk Ibu Guru Sheila yang membuatmu bangga dan terharu berkaca-kaca. Dan masih banyak cerita-cerita lainnya yang membuatmu mengharu biru.

Yang terpenting dari 52 kisah Sekolah Tebing Di Ujung Angin, kamu pasti akan kembali ke masa lalumu sendiri… πŸ˜„πŸ˜πŸ˜˜

Pendapat egois yang postingΒ 

Pertama kali melihat buku ini di sale Gramedia Matraman Jakarta. Aku harus menunggu dengan sabar untuk memilikinya. Karena ketiadaan dana yang terbatas karena kalap dan khilap lihat buku murah. Aku meminta seorang teman untuk menyimpannya. (Ibarat kata sih..berhutang dulu, abis gajian di tebus) hahaha

Perlu waktu hampir 3 bulan untuk menghabiskan dan melahap buku ini. Buku ini 2x masuk ruang Klub Siaran Goodreads Indonesia di RPK 96.3 FM,Β  Sabtu 21 Januari 2017 dengan tema : Menyulam Imajinasi Kanak-Kanak

​Dan yang kedua,Β Klub Siaran Goodreads Indonesia Sabtu, 18 Feb 2017, World Read Aloud. Tema : Harapan (Membaca Lantang)

Ketika sampai di penghujung akhir halaman buku ini. Sedikit banyak, aku jadi mengingat masa sekolahku, guru-guru dan juga teman-temanku. Apa kabar mereka semua?

Masa sekolahku itu masa yang biasa saja. Bukan masa sekolah yang luar biasa yang dimiliki anak-anak yang lain. Teman SD, SMP dan SMA adalah teman dan sahabat yang sama. Karena kami, berada dalam lingkungan wilayah rayon yang sama. Guru terbaik dalam masa sekolahku yakni:

1. Sekolah dasar : SDN 18 Pagi. 3 generasi : Abang, aku dan adeku bersekolah disini. Ibu Guru Tarsiah (kepala sekolah), Ibu Guru Juminah alias Ibu Jum. (Ibu guru paling sabar, masih aktif mengajar hingga saat ini. Weitsss dia neh..mengajar keponakanku sekarang)

2. Sekolah menengah pertama : Β Ibu Guru Sumilah, guru Biologi sekaligus wali kelas 3 ruang 4, SMPN 117 (disingkat Sejubel). Ajib neh guru.. kerenlah ilmu Biologinya banyak! Kalau memberikan tugas, bikin kepala mumet. Awas aja kalau tidak mengerjakan tugas. Siap-siap pasang badan di depan kelas sampai meringis dan mengeluarkan air mata buahaha. Kalau tidak dicambuk kayak gitu, gak bakalan kamu meriset lebih dalam wkwkwk (hikmahnya di dapat sekarang)

Tempat sekolah terbaikku: SMUN 50 Jakata alias Gocap. Belakang penjara Cipinang (Gak persis dibelakangnya banget ya..agak jauh tuhhh..) tetep aja..penduduk sekitar bilangnya belakang penjara Cipinang hahaha

Era-90an, orang tua kalau anaknya dapat sekolah negeri, tandanya keren! Mengangkat derajat! (harap diingat masa perekonomian era-90an beda dengan ekonomi era-2017). Mau sekolahnya di ujung langit sekalipun sekolah negeri adalah yang terbaik! Kayak sekolah menengah atas tempatku ini. Zaman bersekolah disini. Rating peringkatnya dua terbawah se-Jakarta Timur. Waktu survei sekolah. Alamakkk jauh banget, angkot susah, macet, pinggir kali persis (herannya gak pernah kebanjiran selama 3 tahun sekolah disini) dan yang bikin kaget adalah kondisi sekolahnya yang memperihatinkan banget. Sekolah selama setahun ada perasaan was-was. Takut ketiban atap gedung. Hujan datang, atap bocor. Pokoknya parah banget.. (mengelus dada kalau ingat kejadian waktu di kelas 1) Naik ke kelas dua, dan mulai ajaran baru. Gedung sekolahnya menyulap diri.. Abrakadabra..Sim salabim..tongkat nirmala merubahnya.. selama liburan 3 bulan (masa-masa libur panjang) gedung sekolah tuh jadi bagus banget. Keren. Bikin semangat untuk pergi sekolah! Masuk era 2000an alias setelah lulus dari SMUN 50. Sekolah ini jadi sekolah bertingkat 3 dan menyulap diri sebagai sekolah elite. Peringkat sekolah se-Jakarta Timur pun otomatis menjadi naik. Nilai ujian akhir kecil, jangan harap bisa masuk sekolah ini.

Sekali lagi dan bakalan melekat (sampai sekarang) sekolahnya tetap dikenal di belakang penjara Cipinang. πŸ˜„πŸ˜†

Nilai : 4,5/5 (pendapat egois yang posting)

Judul : Dongeng Sekolah Tebing : 52 Kisah Sekolah Terpencil Di Ujung Angin

Author : Clara Ng

Penerbit : http://www.buahhati.net

ISBN : 978-602-8673-73-1

Harga : Diskon 50% dari yang beredar di toko buku online

Range usia : 4 – 7thn

​

​

​

​

​

​​​​​​​​

7 Comments

Filed under #Buku&Timbunan, SerbaSerbi